Tolak “Indonesia Solution”!
Stop Kriminalisasi Aktifis!
Bebaskan Para Pengungsi!
Tolak Penjara Bagi Para Pencari Suaka di Indonesia dan Australia!
Rezim SBY-Budiono Boneka Australia!
(Tulisan ini merupakan Pernyataan Sikap Komite Pusat PRP)
Lima tahun seratus hari Rezim Neoliberal yang saat ini dipimpin oleh SBY bukan hanya gagal dalam mensejahterakan rakyatnya sendiri, namun juga gagal dalam menangani masalah para pengungsi Tamil. Bahkan kegagalan dalam menangani pengungsi Tamil ini menunjukkan, bahwa Rezim SBY sangat tunduk pada Neoliberalisme. Read more…
Politik pencitraan Rezim Neoliberal hanya akan menyengsarakan rakyat! Bagikan
(Tulisan ini merupakan Pernyataan Sikap Komite Pusat PRP)
Salam rakyat pekerja,
Rezim Neoliberal SBY semakin menunjukkan watak aslinya yang hanya ingin mengeruk keuntungan dari penderitaan rakyat Indonesia. Lihat saja tindakan dan rencana Rezim Neoliberal SBY yang semakin tidak mempedulikan nasib rakyat Indonesia. Pembelian mobil mewah untuk para menteri dan Pimpinan DPR seharga Rp 1,3 miliar agar memberikan kenyamanan kepada para pejabat, telah mencederai perasaan rakyat yang masih dirudung kemiskinan. Lalu dilanjutkan dengan pembangunan pagar istana seharga Rp 22,5 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa Rezim Neoliberal semakin melukai dan tidak mempedulikan nasib rakyat. Read more…
Mengecam keras tindakan intimidasi, represi, dan penangkapan anggota FOR Indonesia! Bangun Persatuan Gerakan Rakyat anti Neoliberalisme!
(tulisan ini merupakan Pernyataan Sikap Komite Pusat PRP)
Salam rakyat pekerja,
Aksi Front Oposisi Rakyat Indonesia, atau yang dikenal sebagai FOR Indonesia, pada tanggal 28 Januari 2010 dengan mengangkat tema “GANTI REZIM, GANTI SISTEM” telah dilaksanakan. FOR Indonesia pada momentum Lima Tahun Seratus Hari pemerintahan kapitalis menyatakan secara serentak di beberapa kota di indonesia, bahwa Rezim Neoliberal telah gagal dan membutuhkan alternatif dari sistem yang menindas itu. Namun aksi-aksi yang dilakukan oleh FOR Indonesia di beberapa kota, termasuk di Jakarta, terjadi bentrokan dengan aparat kepolisian. Hal ini dapat terjadi karena dari sejak awal, dua hari sebelum dilaksanakannya aksi tersebut, aparat kepolisian telah melakukan provokasi dan intimidasi terhadap FOR Indonesia. Read more…
Statemen Solidaritas untuk Rakyat Haiti (Solidarity Statement for the People of Haiti)
Pada tanggal 13 Januari 2010, gempa berkekuatan 7,3 skala Richter mengguncang Port-au-Prince, ibukota
Haiti. Gempa tersebut mengakibatkan kehancuran yang luar biasa dan korban jatuh diperkirakan dapat mencapai 200.000 orang. Sementara itu tiga juta orang tidak memiliki tempat tinggal karena rumah mereka hancur akibat gempa. Gempa juga mengakibatkan
kerusakan pada bangunan-bangunan publik seperti rumah sakit, sekolah. Read more…
Songsong Kepemimpinan Gerakan Buruh, Tani, dan Nelayan dalam Front Oposisi Rakyat Indonesia (FOR Indonesia)
(Tulisan ini merupakan pidato politik Pimpinan Komite Pusat PRP pada aksi Front Oposisi Rakyat Indonesia tangal 28 Januari 2010, dalam rangka lima tahun 100 hari Rezim Neolib SBY)
“Ganti Rezim, Ganti Sistem”
Kawan-kawan seperjuangan,
Selalu ada yang konstan dalam perjuangan rakyat, yakni tentang momentun krisis ekonomi-politik dan kehendak gerakan massa yang tak terbendung bagai air bah saja. Marilah kita membuka kembali ingatan sekitar 11-12 tahun lalu, ketika negeri ini dirundung krisis ekonomi yang menyebabkan ribuan buruh mengalami PHK massal, kekerasan dalam rumah tangga, dan angka bunuh diri meningkat. Coba siapa yang mampu membendung gerakan mahasiswa menembus barikade militer Rezim Soeharto hingga menduduki gedung parlemen di Senayan, Jakarta? Mari kita buka ingatan lainnya, ketika Rezim militerisme Orde Baru menggunakan momentum krisis ekonomi di masa pemerintahan Soekarno, tak ada yang mampu membendung gerakan mahasiswa untuk turun ke jalan pada 1966. Meski pada masa itu mahasiswa “kecolongan” atas terjadinya Tragedi 1965 di daerah-daerah hampir seluruh Indonesia, dan kemudian mereka beraksi kembali melawan kekuasaan modal pada aksi yang disebut Peristiwa Malari (Peristiwa “15 Januari” 1974). Ini merupakan contoh, bahwa gerakan mahasiswa selalu dalam kepeloporan perlawanan dalam situasi krisis sebuah rezim. Read more…
Selamatkan Demokrasi! Bangun front oposisi sejati rakyat!
(tulisan ini merupakan pernyataan sikap Komite Pusat PRP)
Salam rakyat pekerja,
Tanda-tanda melemahnya pelaksanaan demokrasi di Indonesia hadir di hadapan kita semua. Dari hari ke hari, pelemahan demokrasi yang diyakini bersama sebagai jalan politik terbaik dari yang ada digerogoti oleh pilar demokrasi itu sendiri, yakni mereka yang memegang kuasa di jajaran pemerintah, parlemen, bahkan yudikatif. Masyarakat atau rakyat tinggal sebagai “penonton” yang menjadi obyek kekuasaan dan tak berdaya mendapati mandat politik yang dipercayakan lewat pemilu disalahgunakan. Read more…
Maklumat Front Oposisi Rakyat Indonesia
Diserukan pada saat
Deklarasi Front Oposisi Rakyat Indonesia
“Rezim SBY Gagal”
Front Oposisi Rakyat Indonesia pada hari ini memaklumatkan:
Babak Pertama: Problem Rezim SBY Lima Tahun Seratus Hari
Selama Lima Tahun Seratus Hari Rezim SBY berkuasa telah nyata berhasil menjadi jongos Rezim Neoliberal –yang menindas rakyat Indonesia dengan sistem “Tiga Bebas”, yakni investasi, keuangan dan perdagangan yang dipersembahkan kepada kaum modal besar yang beroperasi di seluruh sektor ekonomi di Indonesia. Read more…
Bongkar operasi politik borjuasi yang dijalankan pemerintahan kapitalis!
Rezim neoliberal harus bertanggung jawab terhadap mega skandal Bank Century!
Galang Mosi Tidak Percaya terhadap seluruh aparat penyelenggara negara!
(Tulisan ini Merupakan Pernytaan Sikap KP-PRP)
Salam rakyat pekerja,
Episode mega-skandal Bank Century sampai saat ini masih berlanjut hingga berkembangnya pengguliran isu untuk menonaktifkan Boediono dan Sri Mulyani Indrawati dari jabatan mereka sebagai Wakil Presiden dan Menteri Keuangan. Yang menarik dari berkembangnya isu ini adalah mulai muncul perseteruan dua kubu antara yang mendukung isu non aktif tersebut dengan kubu yang tidak setuju dengan isu tersebut. Bahkan ada yang menyatakan, bahwa jika setuju untuk menonaktifkan Sri Mulyani dari jabatan Menteri Keuangan, maka sebenarnya kubu tersebut berpihak kepada Aburizal Bakrie (Ketua Umum Partai Golkar). Hal ini dipicu karena The Jakarta Post, Senin (18/1/2010), melansir bahwa Presiden SBY telah bersepakat dengan Ical (Aburizal Bakrie-Ketua Umum Partai Golkar) untuk mencopot Menkeu Sri Mulyani. Namun yang harus dilihat adalah terjadinya mega-skandal Bank Century adalah merupakan rangkaian operasi politik borjuasi yang dijalankan oleh pemerintahan kapitalis untuk kembali menuju kekuasaan pada Pemilu 2009 yang lalu. Read more…





KOMENTAR DALAM BLOG