Tinggalkan komentar

Mengecam Keras Penembakan di Polewali Mandar !!!, Rezim Neoliberal, Rezim Pelanggar HAM !!!


(Tulisan ini Merupakan Pernyataan Sikap KP-PRP)

Salam rakyat pekerja,

Kekerasan rezim Neoliberal, melalui aparat kepolisian, kembali terjadi. Pada tanggal 13 Januari 2011, aparat kepolisian dari Polres Polewali Mandar dan Polda Sulselbar menembaki para mahasiswa dan dosen yang mempertahankan Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) dari eksekusi kampus. Sengketa kampus Unasman sejak tahun 2005 lalu.

Eksekusi yang dilakukan pada tanggal 13 Januari 2011, sebenarnya merupakan eksekusi keempat yang ingin dilakukan oleh pihak Pengadilan Negeri Polewali Mandar. Pengadilan sudah tiga kali gagal mengeksekusi kampus tersebut karena besarnya penolakan dari pihak kampus yang ingin mempertahankan keberadaan kampus.

Namun tidak disangka, eksekusi yang dilakukan pada tanggal 13 Januari 2011 menjadi tragedi berdarah. Tragedi ini bermula ketika penolakan eksekusi kembali dilakukan oleh para mahasiswa dan dosen Unasman. Akibat penolakan itu, kemudian bentrokan pun terjadi antara kelompok mahasiswa dan dosen dengan aparat kepolisian. Bentrokan itu pun diakhiri dengan penembakan oleh aparat kepolisian dengan menggunakan peluru tajam. Dari penembakan ini kemudian beberapa mahasiswa dan dosen terluka karena penembakan peluru tajam oleh aparat kepolisian. Hingga kini bahkan beberapa korban mengalami luka parah dan terancam lupuh permanen karena luka tembak.

Terlepas dari sengketa lahan kampus Unasman, penembakan yang terjadi menunjukkan bahwa tindakan kekerasan oleh rezim Neoliberal melalui aparat kepolisian masih menjadi senjata ampuh. Sudah sangat sering kita melihat dan mendegar peristiwa-peristiwa penembakan oleh aparat keamanan negara terhadap rakyat. Rezim Neoliberal pun hingga kini tidak pernah bertindak apapun terhadap kasus-kasus penembakan yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

Penembakan terhadap rakyat oleh aparat keamanan pun seringkali disebabkan keberpihakan rezim Neoliberal kepada para pemilik modal. Dengan arogansi kekuasaannya, rezim Neoliberal kerap kali melakukan tindakan kekerasan kepada rakyat jika rakyat mencoba menghalangi atau melawan kebijakan-kebijakan yang tidak pro terhadap kepentingan rakyat.

Kebijakan-kebijakan yang dihasilkan oleh rezim Neoliberal dan partai-partai politik pendukung Neoliberalisme jelas sangat mulus diberlakukan di Indonesia. Hal ini dikarenakan tidak adanya kekuatan politik yang besar dari rakyat dan mampu melawan kebijakan-kebijakan yang selalu dimunculkan oleh rezim Neoliberal.

Maka dari itu, kami dari Perhimpunan Rakyat Pekerja menyatakan sikap:

(1) Mengecam keras penembakan oleh aparat kepolisian kepada rakyat di Polewali Mandar, (2) Rezim Neoliberal merupakan rezim pelanggar HAM yang selalu saja melakukan pelanggaran HAM di Indonesia (3) Bangun kekuatan politik alternatif dari gerakan rakyat untuk melawan rezim Neoliberal dan menumbangkan sistem Neoliberalisme di Indonesia (4) Kapitalisme-Neoliberalisme terbukti gagal dalam mensejahterakan rakyat, dan hanya dengan SOSIALISME lah yang mampu mensejahterakan rakyat.

Jakarta, 18 Januari 2011

Komite Pusat

Perhimpunan Rakyat Pekerja

(KP-PRP)

Iklan

Tinggalkan Komentar, Komentar anda akan kami moderasi terlebih dahulu. Harap jangan mengirimkan link yang tidak perlu, khususnya link yang mengandung iklan dan spam

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: