1 Komentar

Apresiasi terhadap Gerakan Moral anti Rezim Kebohongan !!!, Bangun Posko Pengaduan Kebohongan di Komunitas Masyarakat !!!


(Tulisan ini Merupakan Pernyataan Sikap KP-PRP)

Salam rakyat pekerja,

Beberapa minggu yang lalu, beberapa tokoh lintas agama berhasil mengganggu rezim Neoliberal dengan menyatakan 18 kebohongan rezim SBY-Boediono. Gerakan moral para tokoh lintas agama ini tentu saja harus diapresiasi, karena dari pernyataan tokoh lintas agama ini lah maka perlawanan terhadap kebohongan yang dilakukan oleh rezim Neoliberal semakin meluas.

18 kebohongan yang dilontarkan oleh tokoh lintas agama, antara lain: 1) klaim atas pengurangan angka kemiskinan; 2) pencanangan program 100 hari untuk swasembada pangan; 3) terobosan ketahanan pangan; 4) foto SBY yang dikaitkan dengan sasaran teroris dalam pengeboman Hotel JW Mariot; 5) penuntasan kasus pembunuhan aktivis HAM Munir; 6) alokasi anggaran pendidikan 20%; 7) penyelesaian kasus lumpur Lapindo; 8 ) pembiaran pembuangan limbah di laut oleh perusahaan multinasional; 9) renegosiasi PT Freeport; 10) kebebasan beragama; 11) kebebasan pers; 12) perlindungan terhadap buruh migran; 13) transparansi rezim untuk kasus Bank Century; 14) pemberantasan korupsi; 15) pengusutan rekening mencurigakan perwira polisi; 16) politik yang bersih, santun dan beretika; 17) kasus mafia hukum dan mafia pajak; 18) kedaulatan NKRI.

Tentunya beberapa kebohongan yang dilontarkan oleh tokoh lintas agama ini belum semua kebohongan yang dilakukan oleh rezim Neoliberal. Untuk di beberapa daerah, kebohongan rezim Neoliberal tentunya masih banyak sekali.

Kebohongan-kebohongan yang dilontarkan oleh tokoh lintas agama terhadap rezim Neoliberal semakin menegaskan bahwa rezim ini memang tidak pernah berpihak kepada rakyat di Indonesia. Kebohongan-kebohongan yang dilakukan oleh rezim Neoliberal ini harus terus digelorakan kepada masyarakat luas, sehingga bobroknya rezim Neoliberal maupun sistem Neoliberalisme yang dianut oleh rezim ini semakin terbongkar. Kedok sebenarnya dari rezim Neoliberal yang seringkali memposisikan dirinya sebagai rezim yang memperhatikan rakyat harus diketahui oleh rakyat. Kebohongan-kebohongan tersebut semakin membuktikan bahwa rakyat tidak seharusnya percaya kepada rezim Neoliberal yang dipimpin oleh SBY.

Pembangunan rumah/posko pengaduan kebohongan publik yang didirikan oleh beberapa lembaga tentunya juga akan menjadi kanalisasi aspirasi rakyat Indonesia yang sudah muak terhadap kebohongan-kebohongan rezim Neoliberal. Namun sayangnya, rumah/posko pengaduan kebohongan publik yang didirikan masih terpusat di beberapa lembaga saja, baik di tingkat pusat maupun daerah. Tentunya rakyat membutuhkan posko/rumah pengaduan kebohongan publik yang benar-benar dekat di wilayahnya mereka masing-masing. Hal itu akan semakin memudahkan rakyat untuk mengadukan kebohongan-kebohongan yang dilakukan oleh rezim Neoliberal selama ini. Maka posko/rumah pengaduan kebohongan publik tersebut juga harus dibangun di tengah-tengah komunitas masyarakat.

Selain itu, manuver tokoh lintas agama tentunya harus dimanfaatkan untuk meningkatkan perlawanan terhadap rezim Neoliberal. Perlawanan-perlawanan terhadap rezim Neoliberal dengan menggunakan isu kebohongan rezim pun akhirnya muncul di beberapa daerah. Namun sebagai salah satu pembuktian dari tokoh lintas agama akan keberpihakannya kepada nasib rakyat Indonesia, maka tokoh lintas agama ini juga seharusnya berada di tengah-tengah massa ketika rakyat melakukan perlawanannya. Dengan adanya tokoh-tokoh tersebut di tengah-tengah massa yang melakukan perlawanan, maka tentunya akan menambah kekuatan rakyat yang sudah jenuh dengan kepemimpinan rezim Neoliberal.

Maka dari itu, kami dari Perhimpunan Rakyat Pekerja (PRP) menyatakan sikap:

Tokoh lintas agama harus berada di tengah-tengah massa yang melakukan perlawanan terhadap rezim Neoliberal. Hal ini akan menjadi salah satu pembuktian bagi tokoh lintas agama, yang selalu mengatasnamakan rakyat dan berjuang bersama rakyat, Bangun posko/rumah pengaduan kebohongan publik hingga di tingkat komunitas masyarakat. Pembangunan posko/rumah pengaduan kebohongan publik di tengah-tengah komunitas masyarakat akan semakin memasifkan perlawanan rakyat terhadap rezim kebohongan, Bangun kekuatan politik alternatif dari seluruh elemen gerakan rakyat. Hal ini menjadi penting, karena dengan kekuatan politik alternatif yang benar-benar dari elemen gerakan rakyat, maka kehancuran dari elit dan partai politik pendukung Neoliberalisme akan dapat diwujudkan, Kapitalisme-Neoliberalisme telah gagal untuk mensejahterakan rakyat, maka hanya dengan SOSIALISME lah maka rakyat akan sejahtera.

Iklan

One comment on “Apresiasi terhadap Gerakan Moral anti Rezim Kebohongan !!!, Bangun Posko Pengaduan Kebohongan di Komunitas Masyarakat !!!

  1. Kekuatan FreeMason Yahudi bermain di balik masalah Bank Century dll.?
    Semua orang sepertinya berusaha untuk saling menutupi agar kedok anggota mafia FreeMason utamanya tidak sampai terbongkar.
    Jika memang benar demikian, maka tidak akan ada yang bisa menangkap dan mengadili Gembong tersebut -di dunia ini- selain Mahkamah Khilafah!
    Mari Bersatu, tegakkan Khilafah!
    Mari hancurkan Sistem Jahiliyah dan terapkan Sistem Islam, mulai dari keluarga kita sendiri!

Tinggalkan Komentar, Komentar anda akan kami moderasi terlebih dahulu. Harap jangan mengirimkan link yang tidak perlu, khususnya link yang mengandung iklan dan spam

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: