Tinggalkan komentar

Bangun Persatuan Rakyat Pekerja di Seluruh Indonesia!, Hancurkan Antek-antek Neoliberalisme-Kapitalisme di Indonesia!


(Tulisan ini merupakan Pernyataan Sikap KP-PRP dalam Mendukung Perjuangan Buruh PT Freeport)

Salam rakyat pekerja,

Sudah sejak 15 September 2011, ribuan buruh PT Freeport Indonesia di Papua melaksanakan aksi mogok kerja. Mogok kerja yang dilakukan oleh para buruh PT Freeport Indonesia ini dikarenakan adanya ketidakadilan pengupahan yang dilakukan PT Freeport Indonesia kepada buruhnya. Karena mandegnya perundingan yang dilakukan oleh buruh PT Freeport Indonesia dengan pihak manajemen PT Freeport Indonesia, maka para buruh pun mengambil sikap tegas melakukan mogok kerja selama 1 bulan, dimulai pada tanggal 15 September 2011 hingga 15 Oktober 2011.

PT Freeport Indonesia sendiri pada saat ini dipertanyakan kontribusinya kepada pemerintah Indonesia. Hal ini dikarenakan PT Freeport Indonesia dan beberapa perusahaan pertambangan asing di Indonesia menikmati kenyamanan dalam hal memberikan kontribusi yang sangat sedikit kepada pemerintah Indonesia. PT Freeport Indonesia, dalam kontrak karyanya dengan pemerintah Indonesia, hanya memberikan jumlah royaltinya sebesar 1% saja. Padahal dalam PP No. 45 Tahun 2003 tentang Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku, untuk royalti emas seharusnya sebesar 3,75% dari harga jual kali tonase.

Sementara dalam laporan keuangannya di tahun 2010, Freeport menjual 1,2 miliar pounds tembaga dengan harga rata-rata US$ 3,69 per pound atau dengan kurs Rp 9.000,- berarti setara dengan Rp 39,42 triliun. Freeport juga menjual 1,8 juta ons emas, dengan harga rata-rata pada tahun 2010 sebesar US$ 1.271 per ons atau dengan kurs Rp 9.000,- berarti setara dengan Rp 20,59 triliun. Jadi total penjualannya mencapai Rp 60,01 triliun. Tidak aneh makanya produktivitas dan kontribusi PT Freeport Indonesia jauh di atas rata-rata dibandingkan dengan perusahaan lain yang tergabung dalam grup FCX (Freeport-McMoran Cooper Gold Inc). Grup FCX sendiri terdiri dari 14 perusahaan, sedangkan PT Freeport Indonesia memberikan kontribusi sebanyak 50,75% kepada FCX pada tahun 2010. Hal ini menunjukkan betapa besarnya keuntungan dan pendapatan yang diraup grup FCX dari PT Freeport Indonesia.

Dari gambaran diatas juga menunjukkan bahwa sumber daya alam berupa emas dan tembaga di Papua, hanya dikeruk demi keuntungan para pemilik modal asing. Sementara rejim Neoliberal di Indonesia bertekuk lutut dan tidak bisa berbuat apa-apa terhadap “penjajahan” yang dilakukan oleh PT Freeport Indonesia selama ini. Mogok kerja yang dilakukan oleh para buruh PT Freeport Indonesia, tentunya merupakan pukulan telak bagi para kapitalis di PT Freeport Indonesia. Dengan mogok kerja yang dilakukan oleh para buruh, maka jelas keuntungan yang diperoleh oleh PT Freeport Indonesia menurun drastis. Dampak dari pemogokan massal oleh buruh PT Freeport Indonesia diperkirakan menyebabkan kerugian hingga US$ 19 juta per hari. Banyak yang menyalahkan aksi pemogokan kerja yang dilakukan oleh para buruh, karena menyebabkan kerugian, yang juga berdampak pada kerugian penerimaan Negara. Berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Kementerian ESDM, pendapatan Negara menurun hingga US$ 6,7 juta per hari karena pemogokan tersebut. Namun sekali lagi ini menunjukkan bahwa peran buruh dalam memberikan kontribusinya kepada penerimaan Negara sangatlah besar. Ribuan buruh yang memeras keringat dan tenaganya di PT Freeport Indonesia selama ini, maka Negara mendapatkan pemasukan sebesar US$ 6,7 juta per hari. Namun kenyataannya, peranan buruh selama ini tidak pernah dianggap penting oleh rejim Neoliberal, apalagi oleh pemilik modal. Selalu saja, demi memberikan keuntungan yang sebesar-besarnya kepada para pemilik modal, rejim Neoliberal bersama para pemilik modal berusaha menindas para buruh dengan berbagai peraturan atau bahkan intimidasi.

Intimidasi terhadap para buruh yang melakukan mogok kerja ini dilancarkan oleh manajemen PT Freeport Indonesia dengan menyatakan bahwa pemogokan yang dilakukan oleh buruh adalah tidak sah dan akan diancam untuk dipecat atau dipindahtugaskan. Padahal menurut UU Ketenagakerjaan, pemogokan kerja yang dilakukan oleh para buruh adalah sah, berdasarkan pasal 137 hingga pasal 145. Mogok kerja dijamin oleh Undang-Undang Ketenagakerjaan.

Intimidasi dan terror melalui pesan singkat bukan hanya dilakukan kepada para buruh saja, namun keluarga buruh pun mendapatkan pesan ancaman dari manajemen PT Freeport Indonesia. Menariknya, rejim Neoliberal beserta aparat penegak hukum juga turut melakukan intimidasi kepada para buruh yang melakukan mogok kerja selama ini. Hal ini juga menunjukkan bagaimana setianya rejim Neoliberal di indonesia kepada para tuannya, para pemilik modal.

Maka dari itu, kami dari Perhimpunan Rakyat Pekerja menyatakan sikap:

Mendukung sepenuhnya pemogokan kerja yang dilakukan oleh para buruh PT Freeport Indonesia, Hentikan intimidasi dan teror kepada para buruh PT Freeport Indonesia yang sedang melakukan pemogokan kerja, demi memperjuangkan kesejahteraannya, Bangun persatuan seluruh kekuatan rakyat pekerja untuk melakukan solidaritas kepada para buruh PT Freeport Indonesia dan melawan kekuatan para pemilik modal dimanapun mereka berada,  Bangun kekuatan politik alternatif untuk menggulingkan kekuatan rezim neoliberal di Indonesia serta melawan neoliberalisme, Kapitalisme-Neoliberalisme telah gagal untuk mensejahterakan rakyat, dan hanya dengan SOSIALISME lah maka rakyat akan sejahtera.

Jakarta, 5 Oktober 2011

Komite Pusat Perhimpunan Rakyat Pekerja

 (KP-PRP)

Iklan

Tinggalkan Komentar, Komentar anda akan kami moderasi terlebih dahulu. Harap jangan mengirimkan link yang tidak perlu, khususnya link yang mengandung iklan dan spam

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: