Tinggalkan komentar

Mendukung Mogok Nasional Buruh! Tolak Politik Upah Murah, Naikkan Upah Minimum 50%!

Tulisan ini merupakan Pernyataan Sikap Partai Rakyat Pekerja

Salam rakyat pekerja,

Pada tanggal 31 Oktober – 1 November 2013, jutaan buruh di Indonesia, yang tergabung dalam Konsolidasi Nasional Gerakan Buruh (KNGB), merencanakan aksi mogok nasional untuk menuntut kenaikan upah minimal 50%, serta penghapusan sistem kerja kontrak/outosurcing. Aksi-aksi pemanasan mogok nasional pun telah dilaksanakan sejak tanggal 28 Oktober hingga tanggal 30 Oktober di berbagai daerah.

Mogok nasional yang akan dilaksanakan jutaan buruh tersebut pun telah mendapatkan pernyataan-pernyataan miring dari kelompok pemilik modal dan penguasa, yang menganggap buruh tidak mengerti dengan kondisi ekonomi saat ini, serta dianggap egois, memaksakan kehendak atau bahkan menilai produktivitas buruh masih buruk. Para pemilik modal, yang diwakili Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) pun telah meminta pemerintah untuk tidak tunduk kepada tekanan buruh dalam menetapkan  Upah Minimum Provinsi (UMP) 2014. Continue Reading »

Iklan
Tinggalkan komentar

Pemerintah (Pusat/Daerah) Harus Bertanggung Jawab Atas Kenaikan Harga Pangan

(Tulisan ini Merupakan Pernyataan Sikap PRP Komkot Makassar)

Salam Rakyat Pekerja

Pemerintah Indonesia tak henti-hentinya membuat kebijakan yang membuat Rakyat Indonesia terpuruk ke jurang kemiskinan. Bulan juli 2013 lalu DPR telah menyepakati kenaikan BBM untuk premium dari Rp. 4.500 menjadi Rp. 6.500, dan solar  Rp. 4.500 menjadi Rp. 5.500, dan selanjutnya membuat Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau yg sering disebut dengan APBN-P 2013. Alasan pemerintah menaikkan BBM karna terjadinya defisit APBN 2013 yang salah satu penyebab defisit tersebut adalah subsidi yang memberatkan APBN dalam kata lain rakyatlah yang salah terhadap naiknya BBM. Continue Reading »

Tinggalkan komentar

Tolak Kenaikan Harga BBM, APBN-P 2013 Hanya Untuk Kepentingan Partai Politik.

(Tulisan ini merupakan Pernyataan Sikap PRP Menolak Kenaikan Harga BBM)

Salam rakyat pekerja,

Rencananya, pemerintah akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada tanggal 17 Juni nanti. Kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut akan dirapatkan pada sidang paripurna DPR RI. Hingga saat ini, hampir seluruh partai-partai politik yang memiliki kursi di DPR telah sepakat akan menaikkan harga BBM bersubsidi tersebut.

Pemerintah akan menaikkan harga Premium sebesar Rp. 2.000,- dari Rp. 4.500,- menjadi Rp. 6.500,- Sedangkan harga solar akan dinaikkan sebesar Rp. 1.000,- dari Rp. 4.500,- menjadi Rp. 5.500,-. Pemerintah beralasan bahwa kenaikan harga BBM bersubsidi ini dikarenakan rasio subsidi BBM yang memberatkan APBN sehingga terjadi defisit anggaran APBN yang telah melebihi batas yang ditetapkan oleh UU, yaitu sebesar 3 persen dari GDP. Untuk merealisasikan hal tersebut, pemerintah bersama DPR akan mengajukan Rancangan APBN-Perubahan 2013. Continue Reading »

Tinggalkan komentar

Reformasi Gagal Karena Dibajak Pemilik Modal dan Oligarki!

(Tulisan ini Merupakan Pernyataan Sikap PRP)

Reformasi Gagal Karena Dibajak Pemilik Modal dan Oligarki!

Bangun Partai Politik Alternatif!

Salam rakyat pekerja,

Sudah 15 tahun reformasi berjalan di Indonesia, namun perubahan apakah yang didapat dari reformasi saat ini? Rezim neoliberal pasti akan selalu membanggakan kemajuan ekonomi dan sistem politik yang lebih demokratis saat ini. Namun, pertanyaan berikutnya adalah: apakah kemajuan pembangunan ekonomi serta perbaikan di sistem politik ini dapat dinikmati oleh rakyat Indonesia?

Dalam sisi ekonomi, rezim neoliberal akan selalu mengungkapkan, bahwa ekonomi Indonesia sejak reformasi 1998 telah mengalami pertumbuhan di atas 6 persen. Selain itu, rezim neoliberal juga mengungkapkan, bahwa saat ini jumlah kelas menengah tumbuh pesat hingga di atas 55 juta orang. Selain itu rezim neoliberal juga pasti akan mengatakan, bahwa angka kemiskinan sudah mengalami penurunan. Menurut data BPS pada tahun 2012, angka kemiskinan berkisar pada angka 11-12 persen, lebih baik jika dibandingkan tahun 2004 yang mencapai 16 persen. Tetapi dari data pertumbuhan ekonomi dan peningkatan jumlah kelas menengah tersebut, apa artinya buat rakyat pekerja Indonesia? Continue Reading »

Tinggalkan komentar

Pusatkan Pandang untuk Mematangkan Kontradiksi dalam Borjuasi-Kapitalis! Jangan Bingung dengan Hajat Pemilu!

(Tulisan ini Merupakan Pidato Politik Pimpinan KP-PRP Disampaikan Pada Hari Jadi PRP yang ke 9)

Jakarta, 13 Mei 2013

 Salam rakyat pekerja,

Setelah Kongres III yang dilaksanakan di Garut pada November 2012, Perhimpunan Rakyat Pekerja telah mentransformasi diri menjadi sebuah partai kader yang bernamaPartai Rakyat Pekerja. Sebagai partai kader, usia PRP masih terbilang bayi yang baru lahir, tetapi sebagai organisasi politik yang lahir pada 13 Mei 2004, usia PRP dapat dikatakan sebesar anak sekolah dasar. Dalam usia ini, kita telah melewati masa-masa kontradiksi di dalam dan di luar, yang mengajarkan pada kita banyak hal, terutama mempraktikkan cara berfikir: bahwa kontradiksi selalu ada, dan lalu bagaimana kita menyelesaikan berbagai kontradiksi dengan tetap mengarahkan mata pada fokus kontradiksi yang pokok. Masalah kontradiksi pokok kita ialah pertentangan kelas proletar versus borjuasi dalam aspek yang paling menentukan mengenai “kepemilikan pribadi” atas sumber-sumber alam dan manusia oleh kelas borjuasi-kapitalis. Maka tugas PRP dalam transformasi diri menjadi partai kader adalah meningkatkan mutu ideologi-politik kader dalam menyelesaikan berbagai kontradiksi dengan tetap memusatkan diri pada perjuangan untuk mematangkan kontradiksi borjuasi-kapitalis versus proletarpada situasi krisis di dalam kapitalisme dewasa ini. Hal itu adalah sebuah tantangan  produktif yang menjadi dasar argumen mengapa PRP mentransformasi diri dari perhimpunan politik menjadi partai politik dalam sebuah format partai kader. Continue Reading »

Tinggalkan komentar

Pembunuhan Di LP Cebongan Bukan Pemberantasan Preman, Rezim Neoliberal Memelihara Premanisme.

(Tulisan ini merupakan Pernyataan Sikap KP-PRP)

Salam rakyat pekerja

Sudah beberapa hari belakangan ini kasus pembunuhan terhadap 4 orang tahanan titipan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II-B Cebongan, Sleman, Yogyakarta menjadi menjadi berita hangat. Pelaku pembunuhan tersebut pun telah diumumkan oleh Ketua Tim Investigasi TNI AD, Birgjen Unggul Yudhoyono yang menyatakan, bahwa pelaku pembunuhan tersebut adalah 11 orang anggota Grup II Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura, Jawa Tengah.

Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus), Mayjend Agus Sutomo telah menyatakan, bahwa penyerangan dan pembunuhan tersebut dilatarbelakangi oleh balas dendam yang dilandasi jiwa korps satuan (korsa). Dengan semangat jiwa korsa tersebut, maka para anggota Kopassus kemudian melakukan penyerangan dan pembunuhan terhadap kelompok tersangka pembunuh salah satu anggota Kopassus di LP Cebongan. Continue Reading »

Tinggalkan komentar

Tolak Pengesahan RUU Ormas, RUU Ormas Untuk Kepentingan Pemilik Modal

(Tulisan ini Merupakan Pernyataan Sikap KP-PRP)

Salam rakyat pekerja,

Pada tanggal 12 April 2013, DPR berencana akan mengesahkan Rancangan Undang-Undang Organisasi Kemasyarakatan (RUU Ormas) menjadi sebuah Undang-Undang. Walaupun penolakan dari berbagai kalangan masyarakat muncul dimana-mana, namun nampaknya DPR tetap akan mengesahkan RUU yang penuh dengan kontroversial ini.

Jika kita melihat isi dari RUU Ormas, maka kita dapat melihat apa motif dari rezim ini mengesahkan RUU tersebut. Definisi Ormas dalam RUU itu adalah sangat umum, dimana akan memaksa seluruh bentuk organisasi apapun yang dibangun oleh masyarakat untuk masuk dalam definisi tersebut. Hal ini menyebabkan seluruh organisasi di bidang kemasyarakatan akan terbelenggu dalam aturan-aturan yang ada di dalam RUU Ormas. Continue Reading »

%d blogger menyukai ini: